Presenter : Ilmi Aji
Judul : A Framework for Enterprise Architecture
Effectiveness
Tanggal : 6 Maret 2012
Tanggal : 6 Maret 2012
Mulai
pertemuan keempat ini, diisi dengan sharing knowledge dari 15 peserta kuliah SAE berkaitan dengan paper
yang telah dipilih.
Paper ini ditulis oleh Takaaki Kamogawa dan Hitoshi Okada dari Jepang. Paper dipublikasikan di jurnal IEEE pada
tahun 2005.
Yang menjadi latar belakang
dari paper ini adalah
perusahaan-perusahaan Jepang telah dipaksa untuk menginovasi bisnis model
mereka karena beberapa faktor seperti operasi global, e-business dan merger
& acquisition, mereka harus
memiliki sistem informasi bisnis yang fleksibel untuk beradaptasi dengan
perubahan industri mereka. Perusahaan-perusahaan Jepang juga hanya berfokus
pada maintenance dari sistem
informasi yang ada dan sistem-sistem ini tidak cukup untuk memenuhi permintaan
saat ini.
Menyadari hal ini, seharusnya ada satu arsitektur bisnis yang menggambarkan aturan bisnis dimana bisnis diletakkan bersama dan termasuk elemen-elemen IT. Inilah yang dinamakan Enterprise Architecture (EA).
Pada paper ini akan dicari masalah-masalah utama berikut:
1.
Apakah critical succes factors yang mempengaruhi aplikasi dari Arsitektur Enterprise.
2.
Apakah nilai-nilai bisnis
yang dibawa oleh Arsitektur Enterprise.
Tujuan penelitian dari paper ini adalah mengusulkan suatu framework analytical dalam term keefektifan Arsitektur Enterprise dengan mendiskusikan relasi dengan pemerintah dan faktor-faktor lain yang relevan.
Berikut adalah faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi EA:
·
Enterprise Architecture
Development Power (EADP)
EADP menunjukkan
bahwa peran dan skills oleh mereka
yang terlibat ketika menerapkan EA adalah faktor kunci sukses.
·
Enterprise Architecture
Cognition (EAC)
EAC
berarti bahwa ini critical untuk
eksekutif senior (CIO, IT manager, CEO, COO dan line of business manager) untuk sadar
akan manfaat dari EA.
·
Enterprise Architecture with
Governance (EAWG).
EAWG
mempresentasikan bahwa Governance
mengontrol proses, aturan-aturan, standar, peran dan struktur organisasi yang
dibutuhkan untuk men-drive inisiatif
EA.
Dari
sudut pandang bisnis, berikut adalah manfaat yang harus dibawa mengenai dimensi
analytical:
- Business Process Excellence
- Customer Oriented
- Innovation
- Strategic Adaptability
Berikut adalah
gambar hubungan Influential factors dan Business values terhadap EA.
Gambar 1. An analysis pattem far
Enterprise Architecture effectiveness
Ketika effectiveness dari Enterprise Architecture dianalisa
menggunakan tiga faktor influential,
maka didapat tiga pola analisis sebagai berikut:
Gambar 2. Analysis patterns for EA Effectiveness
Pattern #l : Correlation between governance and EA development power
Patern ini
menunjukkan bahwa kunci untuk EA yang efektif adalah Governance dan juga development
power.
Pattern
#2 : Correlation between governance and EA cognition
Patern ini
menunjukkan bahwa kunci untuk EA yang efektif adalah Governance dan juga cognition.
Pattern
#3 : Correlation between EA Cognition and EA
Development Power
Patern ini
menunjukkan bahwa kunci untuk EA yang efektif adalah development power dan juga cognition.
Dari hasil survey 10 perusahaan di Jepang, didapatkan faktor sukses yang
signifikan seperti standardization, modeling, principles dan transition
planning sebagai berikut:
Tabel
1. Japanese Firm Cases for Applying Enterprise Architecture
Berdasarkan kasus perusahaan di Jepang ini, didapatkan relasi sebagai berikut:
EAWG + EAC >
EADP + EAC
EAWG + EAC >
EADP + EAWG
Berikutnya penulis melakukan bench mark antara Tokyo Mitsubishi Bank (TMB) di
Jepang dengan Cisco Systems di
Amerika dan sebagai hasilnya mereka memetakan pola-pola tadi ke dalam framework untuk menunjukkan hasilnya
yang dipresentasikan dengan tanda panah.
Gambar 3. A proposed framework for
Enterprise Architecture effectiveness
Kesimpulan dari paper ini adalah EDP dapat membawa proses bisnis yang excellence dan inovasi, EAWG dapat
membawa proses bisnis yang excellence
yang berorientasi pada customer dan
inovasi sedangkan EAC dapat membawa strategi yang adaptability.




No comments:
Post a Comment