Presenter : Chairunisa
Atimas Nurahmad
Judul : A Method to Define an Enterprise Architecture
using the Zachman
Framework
Framework
Tanggal : 8
Maret 2012
Paper ini ditulis oleh Carla Marques Pereira dan Pedro Sousa dari Portugal. Paper dipublikasikan pada ACM
Symposium on Applied Computing pada tahun 2004.
Permasalan yang diangkat oleh paper ini adalah kebanyakan organisasi tidak memiliki tool yang memadai dan metodologi yang memungkinkan pengelolaan dan koordinasi dari Sistem Informasi mereka.
Penulis mengusulkan suatu metode untuk
mencapai suatu Framework Arsitektur Enterprise berdasarkan bisnis Framework Zachman dan perspektif SI yang mendefinisikan beberapa artifact untuk setiap sel dan suatu
metode untuk mendefinisikan urutan mengisi setiap sel dalam pendekatan top-down dan incremental.
Zachman menyatakah bahwa “dengan
meningkatnya ukuran dan kompleksitas dari implementasi sistem informasi, maka
perlu menggunakan konsep logika (arsitektur) untuk mendefinisikan dan
mengontrol interface dan integrasi
dari semua komponen sistem.
Dalam EACommunity, Enterprise
Architecture adalah framework
atau “blueprint” untuk bagaimana
organisasi mencapat objektif bisnis saat
ini dan masa yang akan datang. Hal ini menguji bisnis kunci, informasi,
aplikasi, strategi teknologi dan pengaruhnya pada fungsi bisnis. Setiap
strategi ini adalah perekat yang mengintegrasi setiap disiplin ke dalam framework yang kohesif.
Gambar 1. Architecture Relationships
·
Business Architecture adalah hasil dari mendefinisikan strategi bisnis,
proses dan requrement fungsional.
·
Application Architecture menyediakan framework
yang fokus pada pengembangan dan/ atau implementasi aplikasi untuk memenuhi requirement bisnis dan untuk mencapai
kualitas yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan bisnis.
·
Information Architecture menggambarkan data fisik dan aspek logika seperti
manajemen sumber daya data.
·
Technical Architecture menyediakan dasar yang mendukung aplikasi, data dan
proses bisnis yang diidentifikasi ke dalam tiga lapisan arsitektur yang lain.
·
Product Architecture adalah suatu subset dari Arsitektur Teknik dan
mengidentifikasi standar dan konfigurasi untuk memungkinkan teknologi dan
produk dalam Arsitektur Teknik.
Framework Zachman dipublikasikan pada
tahun 1987, framework ini bertujuan untuk mendiskripsikan arsitektur yang
merepresentasikan artifact sistem
informasi, menyediakan bermaksud memastikan bahwa standar untuk menciptakan
lingkungan informasi berada dan berintegrasi dengan sewajarnya. Framework ini mengusulkan struktur
logika untuk mengklasifikasi dan
mengorganisasi representasi deskriptif dari suatu enterprise dalam dimensi yang berbeda dan setiap dimensi dapat
dirasakan dalam perspektif yang berbeda.
Dalam
framework ini, arsitektur diuraikan
dengan dua aspek independen, baris merepresentasikan perspektif yang berbeda di
mana dapat digunakan untuk melihat suatu bisnis, situasi, peluang atau sistem.
Kolom merepresentasikan dimensi yang berbeda yang menerapkan tiap perspektif
dari bisnis, situasi, peluang atau sistem.
Framework Zachman dikembangakan dalam
pertimbangan dari semua partisipan yang terlibat dalam aktifitas planning, conception, building, using dan maintaining dari sistem informasi suatu organisasi.
Baris
dalam Framework Zachman menggambarkan
pandangan partisipan SI, kolom menyediakan fokus pada tiap dimensi dengan tetap
menjaga kesatuan yang konstan dengan yang lain. Di dalamnya terdapat Data (What), Function (How), Network (Where), People (Who), Time (When) dan Motivation (Why).
Artifact adalah segala jenis
representasi, model atau diagram yang mendukung tujuan sel-sel. Notasi yang ada
merenungkan representasi untuk tiap sel, representasi ini akan di-advise sebagai asosiasi artifact pada sel itu.
Tabel
berikut menyajikan artifak yang diusulkan untuk tiap sel.
Tabel 1. Artifacts dan Framework Zachman
Pada tabel berikut, isi dari tiap sel
ditunjukkan, pada posisi pertama adalah identifikasi sel, urutan kedua adalah
urutan pemenuhan dan posisi ketiga
adalah ketergantungan sel satu dengan yang lain.
Tabel 2. Rules of Fulfilling
The Method: Step
by Step
Step 1. Tidak ada
konsep ketergantungan di antara sel. Sehingga urutan memenuhi untuk baris
adalah bebas. Sel dapat dieksekusi secara paralel (lihat Tabel 3).
Tabel 3. The Method: Step 1
Step 2. Diagram
entitas, artifak dari sel “G” harus dielaborasi, dibawa dalam pertimbangan,
“hal-hal” yang digambarkan pada sel dalam baris atas (lihat tabel 4).
Tabel 4. The Method: Step 2
Step 3. Diagram Class, artifact dari sel “M” memiliki Diagram Entiti
sebagai basisnya. Proses vs matriks entiti bisnis, artifact sel H, menunjuk pada proses bisnis dari baris atas
menggunakan entiti bisnis yang dipresentasikan dalam Diagram Entiti. Urutan
eksekusi adalah biasa saja (lihat Tabel 5)
Tabel 5. The
Method: Step 3
Step 4. Artifact dari sel “K”, Rencana
Pelakasanaan Bisnis, menggunakan daftar kejadian pada baris atas menghubungkan
proses bisnis dari sel “H” ke sel-sel ini.
Tabel 6. The Method: Step 4
Step 5. Grafik
organisasi, artifact dari sel “J”
dibuat dengan menunjuk pada daftar organisasi yang didefinisikan pada baris
atas dan dibawa ke dalam perhatian dari Dekomposisi Fungsional, sel “I”.
Tabel 7. The Method: Step 5
Step 6. Sistem vs
Matriks Peran, artefact sel “P”,
memiliki sistem aplikasi yang didefinisikan pada sel “N” dan orang/ fungsi yang
ada dalam Grafik Organisai, sel “J” sebagai basis (liat Tabel 8).
Tabel 8. The Method: Step 6
Kesimpulan dari paper ini adalah adanya suatu konsep baru yang berhubungan dengan Framework Zachman yang ditandai sebagai “anchor cell” dan konsep ini memungkinkan
kita untuk mengerti yang mana relasi semantik berada di antara sel-sel pada
perspektif framework yang mana saja.









No comments:
Post a Comment